Tanaman Tahi kotok

jual tanaman tahi kotok
tanaman tahi kotok

Manaat Tanaman tahi kotok atau khasiat tanaman tahi kotok

Tahi kotok adalah jenis tanaman hias dari Meksiko, mempunyai nama botani Tagetes erecta Linn dari suku Asteraceae. Nama tahi kotok di telinga melayu apalagi suku sunda ga begitu bagus hampir mirip dengan nama kotoran seekor ayam Tahi kotok (kotoran ayam) mungkin karena aroma yang kurang sedap yang timbul dari bunga ini. Orang-orang sunda menyebut tanaman ini Ades atau tagetes, sedangkan kenikir sebutan didaerah Jawa. Adapun nama simplisia bagi bunga ini adalah Tagetis erecta Fios (bunga tahi kotok).

Tahi kotok merupakan tanaman hias yang sering di tanam di pekarangan, taman dan tempat-tempat baik lainnya. Tanaman tahi kotok dapat tumbuh bagus dilingkungan lembap yang cukup terkena sinar matahari.

Ciri umum tanaman tahi kotok mempunyai batang yang tegak tinggi kira-kira 70 cm. Bunga berwarna kuning dan orange membentuk bonggol yang sangat cantik dan indah, buahnya keras sedikit berwarna agak gelap.

Bunga tahi kotok mengandung helenian, flavoxanthin, terthienyl, dan tagetin.

Manfaat Bunga tahi kotok (tagetes erecta L)

Bunga tahi kotok mempunyai bau yang tidak sedap sehingga tidak disukai oleh nyamuk dan berbagai jenis larva lainnya karena kandungan zat terthieniyl yang dapat membunuh aneka enzim ditubuh nyamuk.
Larutan bunga tahi kotok mampu mengusir dan menumpas belatung dan berbagai larva lain pada tanaman. Cukup giling 3 g bunga tahi kotok lalu campurkan kedalam 1 liter air dan semprotkan pada tanaman untuk melindungi dari ulat dan serangga perusak lainnya.
Tanaman tahi kotok jika ditempatkan berselang seling dengan tanaman sayuran sangat efektif mencegah dan mengusir hama perusak pada tanaman.

Khasiat Tahi Kotok

Tahi kotok mempunyai khasiat yang istimewa dan dapat digunakan menyembuhkan beberapa keluhan penyakit, diantaranya

  • Kejang panas pada anak (ISPA)
  • Radang tenggorokan
  • Sariawan
  • Sakit gigi
  • Radang mata (conjunticitis)
  • Batuk rejan (ipertussis) dan bronkhitis
  • Perut kembung
  • Gondongan (parotitis)
  • Radang kulit bernanah (pioderma)
  • Pembengkakan payudara (mastitis)
  • Mual
  • Pegal linu (Reumatism)

Cara pemakaian
Pemakaian dalam. 5-15 g herba bunga kering direbus lalu airnya diminum
Pemakaian luar. Bunga dicuci dan tumbuk sampai halus campur beras putih seperlunya kemudian tempelkan pada tempat yang sakit seperti pegal linu, radang payudara, gondongan dll.

Contoh pemakaian

Batuk rejan
Bunga kering 15 g direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas, tambahkan gula enau seperlunya. Saring dan minum pagi sore 1/2 gelas.

Sakit Gigi
Bunga tahi kotok kering 15 g direbus dengan 2 gelas air lalu saring dan minum setiap hari 1/2 gelas hingga sembuh.

Sakit Mata
Rebus satu kuntum bunga tahi kotok segar dengan air secukupnya, lalu gunakan air tersebut untuk mencuci mata yang sakit.

Bronkhitis
Bunga tahi kotok kering 15 g direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, tambahkan kencur dan gula aren secukupnya. Saring dan minum setiap hari.

Demikianlah sedikit informasi tentang manfaat serta khasiat dari tanaman bunga tahi kotok, semoga berguna bagi Anda yang memerlukannya. Terima kasih.

Tanaman dendron atau philo dendron

Tanaman jendron
Tanaman jendron
Tanaman philodendron

angetmas.com / apikasi ANGET MAS jual tanaman Philodendron merupakan spesies tu,buhan yang berasal dari family Araceae, yang didalamnya mencakup Algaonema, Anthurium, Arisema, Alocasia, Caladium, Diffenbachia, Syngonium, Spatiphyllum, dan juga Zanthedescia.

 

Dalam bahasa yunani Philodendron berasal dari kata “philo” yang berarti cinta, dan “Dendron” yang berarti pohon. Sehingga philodendron bermakna pohon cinta.

Asal-Usul Philodendron

Tanaman ini ditemukan pertama kali oleh schoot pada tahun 1832 di hutan tropis Brazil bagian tenggara.

Tanaman ini memiliki cukup banyak jenis yang banyak tersebar dan dikembangkan diseluruh dunia. Didalam genus Philodendron sendiri terdapat sekitar 700 spesies.

Untuk spesies lainnya baik yang sama maupun spesies baru juga banyak ditemukan di beberapa lokasi hutan tropis Amerika.

Morfologi Tumbuhan

Tumbuhan Philodendron memiliki banyak ragam untuk ukuran dan bentuk daun sesuai dengan jenisnya.

Sehingga keragaman inilah yang dijadikan oleh para ahli botani sebagai kunci determinasi dalam menentukan spesies yang ditemukan di habitat asalnya.

Akan tetapi jika bentuk dan ukuran daun tanaman yang berbeda sulit untuk dibedakan, maka para ahli botani menggunakan warna daun, susunan daun, seludang batang, ukuran dan warna bunga serta sifat tumbuh tanaman sebagai kunci determinasi.

Uraian morfologi tanaman ini secara lengkap adalah sebagai berikut:

1 Akar

Tumbuhan Philodendron memiliki akar serabut yang bersifat herbaceous (mengandung minyak) sampai akar berumur tua.

 

Permukaan akar tidak rata, berukuran cukup besar serta mudah patah. Di ujung akar terdapat tudung akar yang terlihat seperti bulu putih yang banyak mengandung air.

Selain bagian akar utama yang tumbuh didalam tanah, tanaman ini juga emmiliki akar napas yang tumbuh dengan menggantung ditiap ruas.

Akar napas ini akan terlihat jelas pada Philodendron merambat, tetapi jarang terlihat pada jenis Philodendron perdu kecuali setelah tanaman berukuran cukup besar atau berubah menjadi pohon.

Fungsi akar utama philodendron adalah untuk menyerap air dan unsur hara, sedangkan akar napas berfungsi untuk memanjat atau menempel pada benda lain yang ada disekitarnya.

Semua jenis Philodendron memiliki akar adventif di beberapa bagian bukunya. Jumlah akar ini dipengaruhi oleh factor lingkungan dan bukan oleh sifat suatu spesies.

Jenis Philodendron yang merambat memiliki jumlah akar adventif yang lebih banyak di bandingkan Philodendron Self-heading.

Akar tempel philodendron ada yang tumbuh menyebar pada lingkaran buku ada pula yang berkumpul pada satu titik buku saja.

Pada Philodendron Auriculstum akar tempelnya melingkari buku, sedangkan pada P. Gigas akar tempelnya merapat di suatu titik pada sebuah buku.

Cirri morfologi akar tanaman Philodendron tidak digunakan dalam penentuan taksonomi saat pendeskripsian spesialis dilakukan.

Akar yang masih segar berwarna putih, putih kehijauan atau kecokelatan dengan ukuran panjang dan diameter serta tekstur yang berbeda untuk setiap spesies.

Namun jika akar yang sudah kering, maka cirri tersebut tidak tampak lagi.

2 Batang

Tanaman Philodendron memiliki batang yang berbentuk bulat dengan ukuran yang bervariasi. Spesies tanaman yang merambat memiliki lingkar batang yang berukuran lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis perdu atau yang tumbuh tegak.

Ukuran panjang batang Philodendron pun bervariasi, ada yang berukuran puluhan centimeter dan ada pula yang lebih pendek.

Panjang ruas Philodendron yang merambat berkisar 10-30 cm serta dapat berubah menjadi lebih panjang jika ditanam di tempat yang lebih gelap.

Permukaan batang pun bervariasi, ada yang licin, kasar dan berambut sementara batangnya ada yang berwarna hijau mengkilap, kecokelatan, kuning, dan merah.

Bagian batang ini terdapat seludung daun yang bentuk dan ukurannya berbeda-beda untuk tiap spesies.

Batang ini juga mengalami perubahan warna dari satu stadia ke stadia berikutnya. 

Ada jenis batang yang awalnya berwarna hijau tua dan setelah dewasa berubah warnanya menjadi hijau keabu-abuan.

Namun ada juga yang saat berumur muda memiliki warna hijau tua namun setelah dewasa berubah menjadi warna kuning atau merah kecokelatan.

Oleh karena itulah, kunci determinasi pada tanaman ini hanya dapat dilakukan ketika batang masih segar.

Untuk menentukan kunci determinasi philodendron terpenting dari bagian batang adalah pada bagian seludang daun.

Seludang daun pada umumnya berupa lembaran halus dan tipis, namun ada pula yang tebal dan berair.

Jenis philodendron dengan seludang tebal ini mengandung cairan gelatin yang berperan sebagai pelumas pada saat daun baru tumbuh.

Seludang daun ini berfungsi untuk melindungi daun yang baru muncul. Pada jenis yang merambat, seludang daun akan rontok segera setelah daun baru tumbuh.

Warna pada seludang ini juga dipakai sebagai kunci determinasi.

3 Daun

Berdasarkan jenisnya yang beragam maka bentuk daun philodendron pun memiliki bentuk dan warna yang beragam pula.

Misalnya ada daun yang berbentuk hati, lanset, lanset berlekuk, dan jari-jari. Ukuran helaian daun serta panjang tangkainya pun bervariasi.

Pada jenis philodendron yang merambat umumnya memiliki tangkai daun panjang sedangkan untuk jenis yang tumbuh tegak umumnya bertangkai daun pendek dan hanya beberapa jenis yang bertangkai daun panjang.

Tangkai daun ini berbentuk bulat, ada yang berbentuk setengah lingkaran dan ada pula setengah lingkaran berlekuk.

Sedangkan warna daun juga bermacam-macam, yaitu hijau, hijau muda, kuning, merah, merah keunguan, warna perak serta variegate.

Tanaman ini adalah tanaman evergreen yang artinya tidak mengalami periode dorman. Bentuk daun tanaman ini tersusun saling berhadapan kecuali pada spesies yang memiliki ruas batang yang pendek.

Susunan daun juga saling bersilang atau membentuk rumpun. Bahkan 55 subspesies philodendron yang berasal dari Amerika Tengah memiliki daun dengan berbagai bentuk lekukan, dan 3 diantaranya berdaun 3 lekuk (triloba).

Contohnya seperti P. Anisotomum, P. Cotobrusense, P. Madronoense, P. RuthchuhianumP. Tripatitum, dan P. Angustilobum.

Tangkai daun Philodendron selalu tumbuh memanjang. Umumnya spesies memiliki panjang daun yang hampir sama dengan tangkainya.

Seperti kebanyakan tangkai daun philodendron yang berasal dari Amerika Tengah dengan panjang tangkai mencapai lebih dari 50 cm.

Meskipun ada juga jenis yang memiliki tangkai pendek.

4 Bunga

Tanaman Philodendron memiliki bunga majemuk, yaitu rangkaian banyak bunga yang tersusun pada spadiks.

Bunga ini terlindungi oleh seludang bunga yang membungkus spadiks. Setiap spesies mempunyai perbedaan ukuran seludang dan spadiks yang digunakan sebagai kunci determinasi Philodendron.

Seludang tanaman ini juga memiliki warna yang berbeda-beda. Posisi bunga pada batang dapat tegak atau miring, tergantung posisi batangnya.

Meskipun awalnya tersembunyi diujung batang, bunga yang kemudian tumbuh akhirnya menyebabkan batang melengkung sehingga bunga menjadi tegak.

Dalam proses taksonomi Philodendron, jumlah bunga tunggal dalam satu ketiak daun juga dapat menentukan determinasi spesies.

Sebab ada spesies yang memiliki bunga tunggal dalam satu ketiak daun namun ada juga yang memiliki lebih dari satu bunga perketiak daun.

5 Biji

Tanaman Philodendron memiliki kelompok buah yang berada pada sebuah tongol (berry). Biji tanaman ini terbungkus oleh kulit yang terdiri dari lapisan luar dan lapisan dalam.

Warna kulit berry pada Philodendron sangat beragam tetapi tidak seperti anthurium atau keluarga araceae yang lain, namun perbedaan ini tidak digunakan sebagai kunci determinasi spesies.

Bunga jantan dan bunga betina pada Philodendron terdapat pada bagian spadiks yang sama (bunga hermafrodit).

Yaitu bunga betina berada di bagian bawah spadiks, sedangkan bunga jantan terletak di ujung spadiks. Dan bagian tengah spadiks merupakan daerah perantara tempat bunga jantan yang mandul.

Jenis Bunga Philodendron

Green Imperial

 

Sesuai dengan namanya, tanaman ini memiliki warna hijau yang memikat. Warna hijau mengkilat ini memiliki manfaat tersendiri seperti pada saat tanaman terkena debu, sehingga akan mudah dibersihkan hanya dengan menggunakan kain perca.

King Dragon

Tanaman bunga lili paris

Tanaman bunga lili paris
Tanaman bunga lili paris
Tanaman bunga lili paris

Jual bibit tanaman bunga lili paris atau tanaman bulu ayam.

Tanaman bulu ayam atau lili paris selain untuk tanaman hias juga bermanfaat untuk kesehatan