Manfaat dan khasiat adas manis

04 December 2018 - Kategori Blog
jual adas manis

adas manis

jual adas manis

adas manis

jual adas manis

jual adas manis

manfaat adas manis untuk kesehatan

jual adas manis

jual adas manis

adas manis

Jual adas manis kering. atau jintan manis.

berikut klasifikasi adas manis, ciri ciri adas manis, kandungan adas manis, manfaat adas manis, kandngan adas manis, khasiat dan kegunaan adas manis

nama latin Adas Manis (Pimpinella anisum) dan Manfaatnya

Angetmas jual adas manis dan juga jual adas pedas.

Adas manis (Pimpinella anisum) atau biasa dikenal dengan adas, termasuk salah satu tanaman obat yang terkenal di Indonesia. Adas manis diduga berasal dari Benua Eropa dan Asia, ada juga yang berpendapat dari Benua Afrika dan Laut Tengah.

Tanaman ini juga tersebar di daerah tropis dan sub-tropis diantaranya India, Indonesia, Argentina, hingga Jepang. Tanaman adas memiliki ciri-ciri tanaman perdu tahunan, batangnya berlubang, beruas, dan berwarna hijau keputihan. Jika batang adas memar akan mengeluarkan bau yang wangi.

Biji adas berwarna biru kehijauan saat masih muda, dan akan menjadi hijau kecoklatan jika sudah tua. Bentuk biji adas ini lonjong dan memiliki aroma yang kuat, sedangkan buahnya memiliki rasa yang sedikit manis dan agak pedas.

Manfaat dan Kandungan Adas Manis

Tanaman adas bisa tumbuh subur ditanam di daerah dataran rendah tetapi tanaman adas secara biologi lebih cocok ditanam di daerah dataran tinggi dengan ketinggian 1.800 meter dari atas permukaan laut.

Tanaman ini menghasilkan minyak yang dihasilkan dari proses sulingan serbuk-serbuk buah adas yang sudah matang dan kering. Minyak adas terdiri dari 2 jenis yaitu minyak adas manis dan pahit. Kerena manfaat adas sebagai tanaman herbal mempunyai sifat menyembuhkan maka tanaman ini banyak dijadikan sebagai bahan baku dalam industri pembuatan obat-obatan.

Adas manis merupakan tanaman yang kaya manfaat dan banyak dikenal serta telah sejak lama digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai bumbu dapur serta tanaman obat.

Nama lain dan Adas Manis

Beberapa daerah di Indonesia mengenal adas manis dengan beragam nama, diantaranya Hades (Sunda), adas londa, Adhas (Madura), adas landi (Jawa), adas (Bali), adas pedas (Aceh), wala wunga (Sumba), adas, Adeh, adas pedas (Melayu), manih (Minangkabau), paapang, paampas (Menado), popoas (Alfuru), denggu-denggu (Gorontalo), porotomo (Baree), papaato (Buol), kumpasi (Sangir Talaud), adasa, adase (Bugis), rempasu (Makasar).

Ciri-ciri Tanaman Adas Manis (Pimpinella anisum)

  • Secara fisik tanaman adas mempunyai tinggi 50 cm – 2 meter, sifat tanaman ini merumpun dan sanggup hidup dengan umur panjang.

  • Batang, dalam satu rumpun tanaman adas biasanya mempunyai 3 – 5 buah batang, Batang adas mempunyai warna hijau agak kebiruan, batang mempunyai alur dan beruas serta berlubang, batang mempunyai bau wangi bila memar.

  • Daun, tanaman adas mempunyai letak daun yang berseling dan majemuk, daunnya menyirip ganda dua dengan posisi sirip-sirip yang letaknya menyempit berbentuk jarum, mempunyai bentuk runcing pada ujung dan pangkalnya. Panjang daun kira-kira 30 cm sampai dengan 50 cm, lebar daun 5 cm sampai dengan 7 cm berwarna hijau muda.

  • Bunga : tanaman adas mempunyai bunga yang berbentuk payung majemuk dengan diameter 5 cm sampai dengan 15 cm. Panjang gagang bunga adas kira-kira 2 mm sampai 5 mm, kelopak bunga berbentuk tabung dengan warna hijau.

  • Buah : buah adas berbentuk biji kering yang mempunyai panjang 4 sampai 9 mm, lebar biji 3 samapai 4 mm, jika masih berumur muda mempunyai warna biru kemudian akan berwarna coklat ketika biji berumur tua. Bentuk biji lonjong serta beraroma kuat dan manis. Warna buah adas berbeda-beda berdasarkan negara asalnya.

  • ANGET MAS juga jual bubuk adas manis tanaman adas manis

 

Nama Daerah Adas manis / jinten manis
Hades (Sunda), adas, adas londa, adas landi (Jawa), Adhas (Madura), adas (Bali), wala wunga (Sumba), Das pedas (Aceh), adas, adas pedas (melayu), Adeh, manih (Minangkabau), paapang, paampas (Menado), Popoas (Alfuru), denggu-denggu (Gorontalo), Papaato (Buol), porotomo (Baree). kumpasi (Sangir Talaud), Adasa, rempasu (Makasar), adase (Bugis), Hsiao hui (China), phong karee, mellet karee (Thailand), Jintan Manis (Malaysia). barisaunf, madhurika (Ind./Pak.), Fennel, commaon fennel, sweet fennel, fenkel, spigel (I).
Habitat :
Tumbuh secara liar di daerah Tosari dan dibudidayakan di pegunungan Jawa Tengah dan Jawa Timur pada ketinggian 900 – 1.300 dpl.
Deskripsi :
Adas merupakan satu dari sernbilan tumbuhan obat yang dianggap berrnukjizat di Anglo-Saxon. Di Indonesia telah dibudidayakan dan kadang sebagai tanarnan bumbu atau tanaman obat. Turnbuhan ini dapat hidup dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi. Asalnya dari Eropa Selatan dan Asia, dan karena manfaatnya kemudian banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa, dan Jepang. Terna berumur panjang, tinggi 50 cm – 2 m, tumbuh merumpun. Satu rumpun biasanya terdiri dari 3 – 5 batang. Batang hijau kebiru- biruan, beralur, beruas, berlubang, bila memar baunya wangi. Letak daun berseling, majemuk menyirip ganda dua dengan sirip-sirip yang sempit, bentuk jarum, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, berseludang warna putih,
seludang berselaput dengan bagian atasnya berbentuk topi. Perbungaan tersusun sebagai bunga payung majemuk dengan 6 – 40 gagang bunga, panjang ibu gagang bunga 5 – 1 0 em, panj’ ang gagang bunga 2 – 5 mm, mahkota berwarna kuning, keluar dari ujung batang. Buah lonjong, berusuk, panjang 6 – 10 mm, lebar 3 – 4 mm, masih muda hijau setelah tua cokelat agak hijau atau cokelat agak kuning sampai sepenuhnya cokelat. Namun, warna buahnya ini berbeda-beda tergantung negara asalnya. Buah masak mempunyai bau khas aromatik, bila dicicipi rasanya relatif seperti kamfer. Adas menghasilkan minyak adas, yang merupakan basil sulingan serbuk buah adas yang masak dan kering. Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya, digunakan dalam industri obat-obatan. Adas juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.
Kandungan Adas :
Buah masak mengandung bau aromatik, rasa sedikit manis, pedas, hangat, masuk meridian hati, ginjal, limpa, dan lambung. Daun : berbau aromatik Minyak dari buah : minyak adas (fennel oil). KANDUNGAN KIMIA : Adas mengandung minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1 – 6%, mengandung 50 – 60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak. Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif. Akar mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin). Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian :
Komponen aktifnya, anisaldehida, meningkatkan khasiat streptomycin untuk pengobatan TBC pada tikus percobaan.
Meningkatkan peristaltik saluran cerna dan merangsang pengeluaran kentut (flatus).
Menghilangkan dingin dan dahak.
Minyak adas yang mengandung anetol, fenkon, chavicol, dan anisaldehid berkhasiat menyejukkan saluran cerna dan bekerja menyerupai perangsang napsu makan.
Dari satu penelitian pada manusia dewasa, diternukan bahwa adas mempunyai efek menghancurkan batu ginjal.
Pada percobaan binatang, ekstrak dari rebusan daun adas dapat menurunkan tekanan darah. Namun, pengolahan cara lain tidak menunjukkan khasiat ini.
Khasiat Adas :
Adas berkhasiat sebagai Anti inflamasi , karminatif , diuretik , anti mikroba.
Resep Tradisional Adas:
Buah adas sebanyak 3 – 9 g direbus, minum atau buah adas digiling halus, lalu diseduh dengan air
mendidih untuk diminum sewaktu hangat. Daun dimakan sebagai sayuran atau direbus, lalu diminum.
Pemakaian luar, buah kering digiling halus lalu digunakan untuk pemakaian lokal pada sariawan, sakit gigi, sakit telinga dan luka.
Minyak adas juga dapat digunakan untuk menggosok tubuh anak yang masuk angin.
Contoh pemakaian :
Venkel (Foeniculum vulgare Mill)
1. Batuk
a. Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g disedub dengan 1/2
cangkir air mendidih. Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok
teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali
sehari, sampai sembuh.
b. Siapkan daun saga 1/4 genggam, bunga kembang sepatu 2
kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum,
bawang merah 2 butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang
jahe 1 jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong
seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa
setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 3 kali
sehari, masing-masing 1/2 gelas.
2. Sesak napas
a. Ambil minyak adas sebanyak 10 tetes diseduh dengan 1 sendok
makan air panas. Minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari,
sampai sembuh.
b. Siapkan adas 1/2 sendok teh, pulosari ¼ jari, rirnpang kencur 2
jari, rirnpang temulawak 1 jari, jintan hitam 114 sendok teh, daun
poncosudo (Jasminum pubescens) 1/4 genggam, gula merah
3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Baban-bahan tadi
lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa kira-kira
separonya. Setelah dingin disaring, dan siap untuk diminum.
Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.
3. Sariawan
Siapkan adas 3/4 sendok teh, ketumbar 3/4 sendok teh, daun iler
1/5 genggam, daun saga 1/4 genggam, sisik naga 1/5 genggam,
daun sembung 1/4 genggam, pegagan 1/4 genggam, daun kentut
1/6 genggam, pulosari 3/4 jari, rimpang lempuyang wangi 1/2 jari,
rimpang kunyit ½ jari, kayu manis ¾ jari, gula merah 3 jari, dicuci
dan dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus
dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Setelah
dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, setiap kali cukup
3/4 gelas.
4. Haid tidak teratur
Siapkan daun dan bunga srigading masing-masing.1/5 genggam,
jinten hitam 3/4 sendok teh, adas 1/2 sendok teh, pulosari 1/2 jari,
bunga kesumba keling 2 kuntum, jeruk nipis 2 buah, gula batu
sebesar telur ayam, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya.
Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai
tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minurn 3 kali sehari,
masing-masing 3/4 gelas. Keracunan tumbuhan obat atau jamur
Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g, lalu seduh dengan
setengah cangkir arak. Minum selagi hangat.

Kandungan Adas Manis (Pimpinella anisum)

  • Kelembaban: 9-13%

  • Protein: 18%

  • Minyak lemak: 8-23%

  • Minyak atsiri: 2-7%

  • Tepung: 5%

  • Ekstrak bebas-N: 22-28%

  • Serat kasar: 12-25%

  • Minyak atsiri yang dihasilkan melalui penyulingan umumnya sekitar 2-3% dimana anethole  merupakan 80-90% kandungannya.

  • Minyak adas mengandung asiri Oleum Foeniculi 1 – 6%, 50 – 60% anetol, sekitar 20% kandungan fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak.

  • Aroma khas dari adas berasal dari kandungan anetol dengan khasiat karminatif. Akar mengandung bergapten, biji adas mengandung stigmasterin.

Manfaat Adas Manis (Pimpinella anisum)
  • Sebagai bumbu dapur, ada banyak dimanfaatkan untuk pembuatan minuman, pembuatan roti, campuran acar, salad, serta sebagai rempah-rempah pada beberapa masakan.

  • Adas manis, seperti adas, mengandung anethole, dan dikenal sebagai zat phytoestrogen.

  • Adas manis merupakan antiparasit ringan dan daunnya bisa digunakan untuk merawat gangguan pencernaan, meredakan sakit gigi, dan minyak atsirinya bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit lice and kudis

  • Menurut Pliny the Elder, adas manis digunakan untuk menyembuhkan sulit tidur, dikunyah bersama alexanders dan sedikit madu di pagi hari untuk menyegarkan napas, dan kalau dicampur dengan anggur bisa menyembuhkan sengatan kalajengking

  • Dalam aromaterapi, minyak atsiri adas manis digunakan untuk merawat pilek dan flu.

  • Minyak adas yang memiliki kandungan anetol, fenkon, chavicol, serta anisaldehid bermanfaat menyejukkan saluran cerna serta bekerja mirip perangsang napsu makan.

  • Menambah peristaltik saluran cerna serta merangsang pengeluaran kentut ( flatus ).
    Menyingkirkan dingin serta dahak.

  • Dari satu penelitian pd manusia dewasa, diternukan bahwasanya adas memiliki dampak menghancurkan batu ginjal

  • Sebagai obat herbal yang dapat mengatasi berbagai jenis penyakit seperti perut kembung, mual, diare, sakit kuning, kurang nafsu makan, batuk berdahak, asma, hernia, insomnia, batu ginjal, rematik, bahkan untuk memperbaiki penglihatan.

  • Dapat membantu memperlancar dan memperbanyak ASI

  • Dapat membantu meringankan nyeri haid, memperlancar haid, dan mengatasi haid yang tidak teratur.

  • Sebagai antiinflammasi, diuretik, dan antimikroba

, , , , , , , ,

 
Chat via Whatsapp